Ketika kita berbicara tentang vokasi, hal pertama yang muncul dalam benak kita adalah kuliah yang menyiapkan Mahasiswa menjadi profesional dengan keterampilan/kemampuan kerja tinggi.. Begitupun dengan sarjana terapan, adalah salah satu jenis pendidikan tinggi yang merupakan bagian dari vokasi.

Sebagaimana sarjana umum, sarjana terapanpun akan memakan waktu yang sama dalam menyelesaikan masa studinya. Perbedaan mendasar adalah, ketika sarjana lebih belajar teori tentang suatu bidang studi yang dimaksudkan untuk pengembangan ilmu pengetahuan yang ia miliki, sementara sarjana terapan berfokus pada bagaimana cara lulusannya dapat dengan lugas menerapkan ilmu pengetahuan yang ia miliki ke dunia nyata atau masyarakat profesinya.

Seseorang yang telah mendapatkan gelar sarjana terapan akuntansi akan memiliki keunggulan ketika terjun langsung ke dunia kerja. Setidaknya, waktu mereka untuk beradaptasi akan lebih cepat. Pun berkaitan dengan pengalaman praktik kerjanya. Itulah mengapa di era komunikasi ini, sarjana terapan banyak dibutuhkan oleh berbagai macam perusahaan.

 


Profil Ka. Prodi

Imam Susanto, SE, M.Ak, Ak. CA adalah praktisi dan akademisi dibidang akuntansi. Beliau menyelesaikan study sarjana (S1) di Fakultas Ekonomi, Jurusan Akuntansi, Universitas Sebelas Maret Surakarta (SE, Ak) pada tahun 1995. Pada tahun 1996 Beliau mengawali karir sebagai Internal Auditor pada Agung Concern Holding (ACH) yang bergerak di bidang Trading, Property dan Transportasi.

Kiprahnya sebagai praktisi dibidang akuntansi dan sebagai Anggota IAI (Ikatan Akuntan Indonesia) tidak lantas membuat Beliau lupa untuk memberikan sumbangsih besar mencetak generasi yang berkompeten dibidang akuntansi, pada tahun 2003 hingga sekarang beliau menjadi Dosen mata kuliah Akuntansi di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Mandala Indonesia (STIAMI).

Setelah menyelesaikan study magister (S2) Akuntansi di Universitas Pancasila, Jakarta (M. Ak) pada tahun 2015, beliau memantapkan hatinya serta mencurahkan tenaga dan pikirannya untuk membangun instititut STIAMI program vokasi  sebagai Ka. prodi  Adm. Bisnis, Program Diploma (D3) Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Mandala Indonesia (STIAMI).

Setelah selama 6 tahun Beliau membangun Adm. Bisnis Program Diploma (D3) Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Mandala Indonesia (STIAMI), beliau dipercaya untuk membangun institut STIAMI program sarjana sebagai Ka.prodi  Adm. Bisnis, Program Sarjana (S1) Institut  Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI.

Semangat beliau untuk mencetak generasi unggul dan berkompeten di bidang akuntasi begitu besar, hingga akhirnya pada tahun 2016 hingga sekarang beliau diberikan tugas dan amanah sebagai Kaprodi Akuntansi Terapan (D4) Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI.


Visi Program Studi

“Menjadi Program Studi Akuntansi Lembaga Keuangan Syariah yang Unggul dalam Bidang Akuntansi Umum dan Akuntansi Lembaga Keuangan Syariah, Berdaya Saing dan Berakhlak Mulia di tingkat Nasional pada tahun 2019”

 

Misi Program Studi

Program Studi Ilmu Akuntansi Lembaga Keuangan Syariah  mempunyai misi

  1. Menyelenggarakan pendidikan Vokasi Akuntansi Terapan  yang mendorong  jiwa kewirausahaan berlandaskan prinsip profesionalisme dan etika.
  2. Menyelenggarakan Layanan Pendidikan Akuntansi Umum dan Akuntansi Keuangan Syariah yang Aplikatif dan Responsif terhadap kebutuhan dunia kerja
  3. Mendorong pengembangan akuntansi terapan melalui riset yang berkarakter nilai-nilai lokal dan universal.
  4. Melaksanakan  pengabdian  kepada  masyarakat  melalui  karya-karya  kreatif  dan inovatif di bidang akuntansi.

 

Konsentrasi Program Akuntansi Lembaga Keuangan Syariah

  • Akuntansi Perbankan dan  Keuangan Syariah

Kompetensi Lulusan

Kompetensi lulusan Program Studi Akuntansi Lembaga Keuangan Syariah adalah :

  1. Mampu menyajikan Laporan Keuangan, baik Laporan Keuangan Komersial maupun Laporan Keuangan Lembaga Keuangan Syariah
  2. Mampu menghitung harga pokok dan menyajikan laporan harga pokok produk perusahaan manufaktur
  3. Mampu menghitung dan menyajikan informasi keuangan dengan penekanan pada kemampuan menyajikan informasi keuangan untuk pihak luar
  4. Mampu melaksanakan audit Laporan Keuangan, baik perusahaan komersial maupun perusahaan yang berbasis syariah
  5. Menguasai konsep metode prosedur  dan teknik akuntansi terkait penyajian Laporan Keuangan
  6. Menerapkan sistem teknolgi informasi dalam pengelolaan transaksi keuangan dan bisnis
  7. Menyusun dan mengevaluasi anggaran dengan baik, tepat, dan benar
  8. Menyelesaikan pekerjaan akuntansi dan administrasi perpajakan dengan baik, tepat, dan benar
  9. Mampu mengembangkan bakat kewirausahaan dengan dilandasi etika dan kepribadian yang baik dalam kegiatan produktif dan dalam berinteraksi dengan masyarakat /lingkungannya.

——————————————————————————————————————————————————————————–

 

Prospek Kerja Lulusan

  • Profesi Akuntan Publik

Meliputi audit keungan public dan Lembaga keuangan Syariah

Jenis pekerjaan yang biasa dilakukan oleh akuntan publik meliputi pemeriksaan laporan keuangan, bantuan di bidang perpajakan, sistem informasi akuntansi, ataupun konsultasi manajemen

  • Akuntan Intern

Akuntan yang bekerja di perusahaan atau organisasi tertentu. akuntan intern bertugas menyusun sistem akuntansi, menyusun laporan keuangan yang ditujukan untuk pihak ekstern atau intern perusahaan, menyusun anggaran /budget, menangani masalah perpajakan perusahaan, melakukan pemeriksaan intern.

Jabatan yang dapat diduduki mulai dari staf sampai dengan kepala bagian akuntansi atau Direktur Keuangan.

  • Perencana Keuangan

Seiring dengan bertumbuhnya golongan menengah dan peningkatan kesejahteraan yang cenderung meningkat dari tahun ke tahun di Indonesia maka kebutuhan seseorang yang dapat memberikan saran di bidang keuangan juga meningkat. Peluang ini sudah dimanfaatkan dengan baik oleh beberapa orang yang menekuni profesi sebagai perencana keuangan.

  • Profesi bidang Wealth Management dengan pekerjaan sebagai konsultan/ advisor dengan bidang keahlian mengelola keuangan perbankan dan perusahaan berbasis syariah dan komersial serta mampu menganalisis kondisi ekonomi dan laporan keuangan sebagai bahan pengambilan keputusan pembiayaan, investasi, dll
  • Profesi bidang Risk Management dengan pekerjaan sebagai manajer yang bertindak sebagai pengawas ataupun internal controller dengan bidang keahlian melakukan penetapan kebijakan akuntansi syariah,  monitoring, controlling, dan evaluasi kinerja manajemen perusahaan/institusi
  • Profesi bidang Lending dengan pekerjaan sebagai account officer dengan keahlian melaksanakan operasional bank komersial/syariah dan lembaga keuangan komersial/syariah sesuai ketentuan yang berlaku
  • Profesi bidang Funding (Funding Officer), memasarkan produk dan jasa yang dimiliki oleh lembaga perbankan dan keuangan syariah.
  • Profesi bidang Operation sebagai Financing Support, Collection/Debt Recovery Officer, dan Clearing Officer dengan keahlian Melaksanakan operasional bank komersial/syariah dan lembaga keuangan syariah dan mampu menyusun laporan keuangan berbasis syariah